![]() ![]() |
![]() ![]() ![]() Group: Spiritualis
Posts: 185 Joined: 17-August 06 From: Ibukota Solo.. Member No.: 11 Gender: Male |
Post
#1
Aug 22 2006, 10:48 PM
Apa pendapat saudara2 disini tentang hal ini? 2 orang yg saling mencintai tapi karena beda agama harus terpisahkan karna ditentang masing2 keluarganya? Saya juga pernah mengalami hal seperti ini, keluarga saya sih biasa2 saja, mereka membebaskan hak saya.. tapi dari keluarga wanita amat sangat menentang, apalagi mantan saya ini punya orangtua angkat yg punya jabatan sebagai majelis gereja.. Banyak yg gagal, tapi tidak sedikit juga yg tetap memaksakan untuk menikah.. Dalam hukum agama gimana tuh? Dalam sisi supranatural juga gimana tuh??? Gw pertama post disini ya? Aseeekkkk... -------------------- I'm in bad mood now......
![]() |
![]() ![]() Group: Newbie
Posts: 12 Joined: 16-August 06 Member No.: 9 Gender: Male |
Post
#2
Aug 23 2006, 10:00 AM
Saya juga salah satu korban dari percintaan 2 agama ini dan saya menentang untuk mengikuti agama saya sebelumnya dikarenakan saya masih belum mengerti arti daripada kasih waktu itu tetapi seiring dengan waktu dan perjuangan untuk hidup, saya mengikuti agama istri saya dan walaupun tidak mendalaminya lebih dalam saya tetap berpatokan akhir yaitu semua agama baik hanya yang terpenting dalam hidup adalah lakukan sesuai dengan hati nurani. Derita dari penentangan terhadap agama biasanya disertai dengan penentangan terhadap orang tua yang mana karmanya ampun2an sampai sekarang masih terasa dampak negatifnya... tiada yang perlu disesali perlu dilihat juga bahwa agama dari jalur manapun akan tetap kembali ke THE ONLY ONE.
-------------------- Dimana ada suatu kehidupan maka hargailah hidup tersebut walau bentuknya tidak seperti yang kita inginkan.
|
![]() Group: Newbie
Posts: 19 Joined: 29-August 06 Member No.: 52 Gender: Male |
Post
#3
Aug 29 2006, 03:00 PM
Kalo dari sisi supernaturalnya ga tau deh. Tp kalo dari agama kayaknya ada agama yg melarang atau mengharuskan pasangannya untuk pindah. btw, gw mo sharing,, Gw juga salah satu korban dari percintaan 2 agama Saya hanya 2 bersaudara. Kakak saya memilih mengikuti ibu saya. Saya pun sempat bingung memilih. Sebenernya ada paksaan (ga terlalu maksa juga sih) Tapi hidup di 2 lingkungan berbeda ada enaknya juga. (bukanya sombong) tapi saya jadi bisa lebih mengerti org/golongan lain. Dan saya bertekad kalo saya kalo istri sy nanti beda agama (sapa tau dpt org bule -------------------- "I have not failed. I've just found 10,000 ways that won't work."
Thomas A. Edison |
![]() Group: Newbie Spiritualis
Posts: 67 Joined: 21-September 06 Member No.: 81 Gender: Male |
Post
#4
Sep 22 2006, 12:10 AM
ini kalo istri gw agamanya beda. istri gw bakal ikut agama gw atau gw yg ikut agama dia. kata ikut dlm hal ini cuma dianggap sebagai formalitas alias agama KTP. kalo istri tetep percaya agamanya, gw bakal ngga mempermasalahkan. asal dia tetep menghormati agama gw. dan gw jg bakal menghormati agamanya. masalah anak gw setidaknya tidak akan protes bila semua anak memilih agama istri gw. menurut gw agama adalah hubungan manusia dgn Tuhan. tidak pantas org lain ikut campur dlm hubungan tersebut. hanay org itu sendiri yg berhak menentukan cara "mendekati" Tuhan. lagipula, kita "mendekati" Tuhan yg sama. bang shuzaku jg masuk sini to... hehehehe salam sejahtera bang!!!!!!!! |
![]() ![]() ![]() Group: Spiritualis
Posts: 185 Joined: 17-August 06 From: Ibukota Solo.. Member No.: 11 Gender: Male |
Post
#5
Sep 27 2006, 12:22 AM
Salam juga bro Klo soal anak, lebih bagus lagi masuk agama kita plg baik itu anak dikenalkan dulu dgn agama2 ortu mereka, dan bebas memilih pengaruhi lah dgn halus.. -------------------- I'm in bad mood now......
![]() |
![]() Group: Newbie Spiritualis
Posts: 67 Joined: 21-September 06 Member No.: 81 Gender: Male |
Post
#6
Sep 27 2006, 01:10 PM
|
![]() ![]() ![]() Group: Spiritualis
Posts: 185 Joined: 17-August 06 From: Ibukota Solo.. Member No.: 11 Gender: Male |
|
![]() ![]() Group: Newbie
Posts: 12 Joined: 10-October 06 Member No.: 94 Gender: Male |
Post
#8
Oct 19 2006, 09:11 PM
ya... memang sulit percintaan antara dua agama bagi orang tua yang memiliki pemikiran kuno, bila anak dikawinkan dengan orang lain yang tidak seagama hal ini merupakan aib bagi keluarga, tidak ada rasa kebersamaan dalam keluarga, bisa juga jadi bahan pembicaraan orang lain yang tidak suka dengan agama orang lain ego manusia begitu tinggi |
![]() ![]() ![]() Group: Root Admin
Posts: 154 Joined: 14-August 06 From: Shamballa Member No.: 2 Gender: Male |
Post
#9
Apr 17 2007, 11:19 PM
Percintaan 2 agama? kenapa tidak? Cinta yg tulus tidak dapat dibatasi oleh agama, status maupun hal fana lainnya yang hanya membatasi pemikiran dan ruang gerak. Agama menurut pandangan saya sekarang ini hanyalah merupakan media transportasi massa dimana sudah ada struktur terorganisir yang dapat lebih mudah di ikuti oleh orang awam pada umumnya. Walaupun demikian, majoritas agama yang terdapat pada saat ini sangat cenderung untuk mengotak-kotakan diri sendiri sehingga menimbulkan berbagai prejudice/prasangka dan berjalannya semacam perang dingin tidak sehat yg terus mencari kemenangan dan kebenaran si AKU yang kadang sering dituangkan dalam berbagai "ceramah keagamaan" oleh para pemuka (mungkin kata ini berasal dari kata "bermuka-muka"?). Layaknya seperti tong kosong yang nyaring bunyinya. Si AKU ini terus mencari perbedaan yang tujuannya untuk meninggikan diri sendiri dan merendahkan yang lainnya. Menurut pandangan saya yg terbatas, cinta adalah adil, tidak pandang bulu, luas dan sama rata diantara semua makhluk hidup berakal, oleh karena itu pasangan/keluarga yang mempermasalahkan perbedaan agama, perlu untuk meningkatkan kesadaran spiritualis-nya diatas kemunafikan/kebodohan fana untuk dapat melihat hal-hal yang lebih besar dari pada hanya melihat perbedaan moda transportasi spiritual pribadi. -------------------- The strongest oak of the forest is not the one that is protected from the storm and hidden from the sun. It's the one that stands in the open where it is compelled to struggle for its existence against the winds and rains and the scorching sun. Effort only fully releases its reward after a person refuses to quit. |
![]() Group: Newbie
Posts: 14 Joined: 8-November 06 Member No.: 106 Gender: Female |
Post
#10
Apr 26 2007, 10:38 AM
Percintaan 2 agama? kenapa tidak? Cinta yg tulus tidak dapat dibatasi oleh agama, status maupun hal fana lainnya yang hanya membatasi pemikiran dan ruang gerak. Agama menurut pandangan saya sekarang ini hanyalah merupakan media transportasi massa dimana sudah ada struktur terorganisir yang dapat lebih mudah di ikuti oleh orang awam pada umumnya. Walaupun demikian, majoritas agama yang terdapat pada saat ini sangat cenderung untuk mengotak-kotakan diri sendiri sehingga menimbulkan berbagai prejudice/prasangka dan berjalannya semacam perang dingin tidak sehat yg terus mencari kemenangan dan kebenaran si AKU yang kadang sering dituangkan dalam berbagai "ceramah keagamaan" oleh para pemuka (mungkin kata ini berasal dari kata "bermuka-muka"?). Layaknya seperti tong kosong yang nyaring bunyinya. Si AKU ini terus mencari perbedaan yang tujuannya untuk meninggikan diri sendiri dan merendahkan yang lainnya. Menurut pandangan saya yg terbatas, cinta adalah adil, tidak pandang bulu, luas dan sama rata diantara semua makhluk hidup berakal, oleh karena itu pasangan/keluarga yang mempermasalahkan perbedaan agama, perlu untuk meningkatkan kesadaran spiritualis-nya diatas kemunafikan/kebodohan fana untuk dapat melihat hal-hal yang lebih besar dari pada hanya melihat perbedaan moda transportasi spiritual pribadi. pada prinsip nya saya setuju 99,99% dengan pendapet diatas! percintaan 2 agama? why not? bukankah sering terdenger.....love is blind! kalo sedang fall in love itu sejuta rasanya bahkan kotoran kambing serasa coklat! so, just enjoy it! n trust me akan ada pelajaran yg sangat berharga disana! bukan koreksi....hanya ingin sedikit menambahkan saja, kalo percintaan 2 agama itu akan okay2 saja kalo kita tidak melihat dari sudut perbedaan agama tapi kita lebih condong melihat dari sudut persamaan spiritual! dahulu kala belum ada agama, apa yg ada? spiritual kan? kenapa sekarang harus jadi masalah? hidup spiritual.........hidup spiritual........hidup he he |
![]() Group: Newbie
Posts: 1 Joined: 13-July 08 Member No.: 3,829 Gender: Male |
Post
#11
Nov 29 2008, 04:13 PM
pengalaman saya sebagai anak hasil produksi orang tua yg berbeda agama bagaimanapun tetap ada perbedaan pandangan didalam keluarga, 2 adik saya mengikuti ibu, adik terkecil mengikuti ayah saya sendiri abstain tapi toh dalam kenyataan keluarga dapat berjalan tanpa masalah berarti (masalah pasti ada, kalo ga ada masalah berarti sudah bukan manusia hidup) sekarang ini saya sudah menikah, secara ktp saya dan istri seagama tapi secara pribadi, saya bukan orang beragama, menilik pengalaman saya, memang dlm masyarakat dibutuhkan agama, tapi secara pribadi justru merepotkan saya mengambil sikap, pasang agama yg paling menguntungkan utk kehidupan di ktp, itu aja, jadi kaga repot, kalo misal agama dgn calon istri beda, ganti aja label agama di ktp, toh itu hanya embel2, sedangkan di dalam diri kita sendiri siapa sih yg tau selain kita sendiri? mengapa kita harus merepotkan diri utk urusan2 yg tidak perlu, sedangkan di dalam hidup ada begitu banyak yg lebih penting musti kita hadapi dalam percintaan, dalam memilih pasangan hidup berhati hatilah, dari pada anda memikirkan apa agama calon istri atau memikirkan cinta yg membabi buta, pergunakanlah akal sehat dan kesadaran anda, kira2 apa yg akan terjadi bila anda menikah dengan calon istri tersebut? saya merasa hal ini justru lebih penting mementingkan cinta yg membabi buta justru akan membuat kita pusing di kemudian hari, dari sudut pandang lelaki "di balik kejayaan dan tenggelamnya seorang pria, selalu ada wanita di belakang layar", dari sudut pandang ini pemilihan seorang istri menjadi sangat vital bagi kehidupan kita saya kasih catatan: kebanyakan org menikah ternyata tdk bahagia, justru sebetulnya banyak masalah, hanya saja orang2 terlalu malu untuk mengakuinya, alhasil sebagian besar hanya menelan begitu saja pil pahit yg terlanjur masuk ke mulut (ini berdasar dari pengakuan org2 yg curhat ke saya selama bertahun tahun baik pria maupun wanita), sayang sekali ini merupakan hal yg sulit utk diteliti di masyarakat kita, krn di dalam budaya kita hal ini masih dianggap tabu, sekalipun misalkan dibuat questioner yg anonim juga tdk byk yg mau jujur kok |
![]() ![]() |
| Lo-Fi Version | SEO by MinervaSEO © Icelabz.net | Time is now: 11th March 2010 - 04:55 AM |